Berita Duka

Inna Lillahi Wainna ilaihi Roji’un ….

Segenap Keluarga Besar Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Ciamis (Pengurus Andalan, DKC T&D Ciamis, Unit Protokol 0907, Unit SAR 0907, DKR se-Kab. Ciamis) turut berduka cita atas meninggalanya KH. Abdurrahman Wahid atau yang biasa disapa GUSDUR (Mantal Presiden RI ke-3 dan Pengurus Besar NU) pada hari Rabu (30 Januari 2009) Pkl. 19.45 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada usia 69 tahun.

Beliau lahir di Jombang, Jawa Timur pada tanggal 04 Agustus 1940. Beliau adalah tokoh bangsa fenomenal dan kontroversial, yang ikut serta mewarnai wajah banga Indonesia dengan berbagai ide, kebijakan, kearifan dan berbagai usaha untuk menyatukan berbagai element dan anak bangsa.

Kendati suaranya sering mengundang kontroversi, tapi suara itu tak jarang malah menjadi kemudi arus perjalanan sosial, politik dan budaya ke depan. Dia memang seorang yang tak gentar menyatakan sesuatu yang diyakininya benar. Bahkan dia juga tak gentar menyatakan sesuatu yang berbeda dengan pendapat banyak orang. Jika diselisik, kebenaran itu memang seringkali tampak radikal dan mengundang kontroversi.

Biodata Gusdur :

Nama:
Abdurrahman Wahid
Lahir:
Denanyar, Jombang, Jawa Timur, 4 Agustus 1940.
Orang Tua:
Wahid Hasyim (ayah), Solechah (ibu).
Istri :
Sinta Nuriyah
Anak-anak :
Alisa Qotrunada Zannuba Arifah Anisa Hayatunufus Inayah Wulandari
Pendidikan :
• Pesantren Tambak Beras, Jombang (1959-1963)
• Departemen Studi Islam dan Arab Tingkat Tinggi, Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir (1964-1966)
• Fakultas Surat-surat Universitas Bagdad (1966-1970)
Karir
• Pengajar Pesantren Pengajar dan Dekan Universitas Hasyim Ashari Fakultas Ushuludin (sebuah cabang teologi menyangkut hukum dan filosofi)
• Ketua Balai Seni Jakarta (1983-1985)
• Penemu Pesantren Ciganjur (1984-sekarang)
• Ketua Umum Nahdatul Ulama (1984-1999)
• Ketua Forum Demokrasi (1990)
• Ketua Konferensi Agama dan Perdamaian Sedunia (1994)
• Anggota MPR (1999)
• Presiden Republik Indonesia (20 Oktober 1999-24 Juli 2001)
Penghargaan
• Penghargaan Magsaysay dari Pemerintah Filipina atas usahanya mengembangkan hubungan antar-agama di Indonesia (1993)
• Penghargaan Dakwah Islam dari pemerintah Mesir (1991)

Semoga arwah beliau diterima disisi Allah Swt. dan semoga dicucurkan maghfiroh dan rahmat Nya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s